Menu
Register
service location
SSFC Depok Sosialisasikan Cerdas Menggunakan Handphone Saat Berkendara
facebook twitter whatsapp
Minggu, 24 November 2019

Suzuki Satria F150 Club (SSFC) Pengda Depok adakan kampanye keselamatan berkendara. Acara yang digelar pada Sabtu (23/11/2019), mengangkat tema: ‘Stop menggunakan handphone saat berkendara, pengemudi cerdas menggunakan handphone secara bijak’.

Sosialisasi diawali dengan mengunjungi beberapa shelter ojek online yang berada di Depok, Jabar. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan bincang santai yang diselenggarakan di resto Nasi Gajah Depok, Jl. M Ridwan Rais, Beji Timur, Depok, Jawa Barat.

Latar belakang diadakannya kegiatan ini adalah masih kurangnya kesadaran pengendara roda dua terhadap keselamatan berkendara. Terlebih saat menggunakan handphone. Nah siapa tuh yang kayak gitu?

"Dari Data Korps Lalu-Lintas Kepolisian Republik Indonesia menyebutkan bahwa setiap tahun, ada 28.000-38.000 orang meninggal akibat kecelakaan lalu-lintas di Indonesia. Jumlah tersebut membuat Indonesia berada di peringkat pertama negara dengan rasio tertinggi kematian akibat kecelakaan lalu-lintas di dunia. Penyebabnya bermacam-macam. Satu di antaranya, Human Error, kurang konsentasi pada saat berkedara menjadi salah satunya penyebab kecelakaan dan yang paling sering, menyebabkan kurangnya konsentrasi saat berkendara, akibat penggunaan handphone pada saat berkendara, selain itu juga minimnya edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, Beranjak dari hal tersebutlah, SSFC Pengda Depok tergerak untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada para driver ojek online," Ungkap Awan Begawan selaku ketua panitia.

Pada kegiatan ini SSFC Pengda Depok menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing, mereka adalah Drs. Dadang Wihana M.Si selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok dan Iptu Nanang Wahyu Wibowo SH (Kanit Dikyasa dan Kamsel Satlantas Polres Metro Depok).

Drs. Dadang Wihana M.Si mejelaskan  peraturan mentri perhubungan No.12 tahun 2019, yang berbunyi “Pelindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat”.

Sementara itu  Iptu Nanang Wahyu Wibowo SH mengatakan Pelanggaran penggunaan handphone di Depok masih sangat tinggi dan beliau menjelas kan pasal terkait yaitu Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Dijelaskan pula, dalam pasal 283, “bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000”.

“Dengan adanya sosialisasi ini, SSFC Pengda Depok berharap para driver ojek online menyadari bahwa konsentrasi saat berkendara itu sangat penting selain itu harapan kami ke depannya, para driver menjadi lebih cerdas dan bijak dalam penggunaan Handphone serta memahami peraturan lalu-lintas dan peraturan mentri perhubungan yang sudah diterapkan di Indonesia,” ungkap Achmad Caprut, Ketua SSFC Pengda Depok.

 

 

What's New
News Tips
Produk
Suzuki GSX 150 Bandit GSX-R150 GSX-S150 All New Satria 150 New Smash FI Address FI Address Playful Nex II Elegant Premium Nex II Fancy Dinamic Nex II Cross


PT. SUZUKI INDOMOBIL SALES

2 Wheels: Jl. Raya Bekasi Km. 19, Pulogadung
Jakarta 13920, Indonesia
T : 021-29554800
F : 021-29554801 - 021-29554802