Miliki Alat Pengukur, Polresta Solo Akan Tilang Knalpot BisingĀ 

Miliki Alat Pengukur, Polresta Solo Akan Tilang Knalpot BisingĀ 

Sejauh ini, penindakan atas knalpot brong memang masih dilakukan sejauh pengamatan petugas yang bertugas. Sehingga, beberapa motor yang nyatanya sudah menggunakan knalpot yang tak sesuai standar bisa saja lolos dari razia di jalanan. Karena tak ada tolak ukur yang bisa dijadikan patokan untuk bisa menentukan mana knalpot yang sudah melewati batas standar. 

Berita baiknya,bagi  Polresta Solo hal tersebut taka akan terjadi lagi. Sebab, baru-baru ini mereka dikabarkan telah menemukan alat pengukur untuk knalpot bising yang sudah melewati batas standarisasi. 

Dengan alat yang diberi nama sound meter tersebut, Polresta Solo akan menilang para pengendara yang knalpotnya memiliki suara knalpot bising. Sebab, alat tersebut dinyatakan dapat menghitung dengan tepat kebisingan knalpot pada setiap motor. 

Sebagaimana dikutip dari laman Korlantas Polri, Satlansat Polresta Solo saat ini sedang mengkaji sound meter bersama akademisi dan perwakilan dealer sepeda motor di Kota Solo sejak pertengahan Juli lalu. Menurut Kasatlantas Polresta Solo Kompol Afrian Satya Permadi, sound meter bekerja mengukur suara knalpot dengan standar ukuran desibel.

"Akan segera kami gunakan alat itu, sementara kami uji coba knalpot standar dulu baru nonstandar," kata Afrian.

Menurut beliau, kepolisian turut menggandeng Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, dan akademisi UNS Solo. Katanya, telah ada perundangan-undangan yang mengatur tentang standar kendaraan bermotor.

"Nanti ada yang bertugas untuk mengecek desibel suara. Lalu kami memerlukan pendapat akademisi serta dampak bagi lingkungan dan masyarakat. Ini nanti juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang dampak knalpot brong," ucapnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, kata Afrian, kepolisian masif menggelar razia knalpot brong. Menurutnya, razia itu lebih pada penindakan kasat mata atau dengan melihat pengendara yang menggunakan knalpot brong.

Tak hanya itu, Polisi juga sudah berupaya untuk mensosialisasikan kepada bengkel-bengkel agar selektif dalam memasang knalpot brong. Knalpot brong boleh saja digunakan, tapi hanya untuk tujuan tertentu seperti kontes maupun balap.

 

 

 

Imgsource : IDN Media

WHAT'S NEW

Tanpa Biaya, Brad dan Sis Bisa Perbaiki Data STNK yang Salah

5 Penyebab yang Membuat Motor Sulit Distarter

Brad dan Sis Tahu Nggak, Kenapa Pemotor Perlu Turun Saat Mengisi Bensin?

Suzuki GP125 : Motor Keren era 80-an yang Sekarang Jadi Buruan

Punya Cerita Kopdar yang Seru? Yuk Ceritakan Disini

Sebenarnya, Kapan Waktu Turing yang Paling Aman?

-->